Buat saya, ini peluang.

Bukan semata karena 19900 rupiahnya. Tapi lebih ke “tidak meninggalkan anak-anak”-nya.

Pertama karena teknis saja. Anak-anak saya (saat itu) masih di bawah umur, sementara saya tak ada ART, asisten rumah tangga.

Bagaimana saya bisa berkarir dengan meninggalkan anak-anak?

Baru kemudian terpikir rupiahnya.
Saat saya gabung dulu 39900. Jadi angka 19900 yang sekarang ini luar biasa menggemaskan. Setidaknya buat saya…

http://www.junizarluthan.com

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: