(sedang) INGAT IBU…

Dari Ibu, saya belajar tentang perempuan, tentang menjadi isteri bagi seorang laki-laki dan ibu dari anak-anak buah cinta dari pernikahan dengan laki-laki itu.

Dari Ibu, saya belajar untuk mandiri, tapi sekaligus menghormati posisi suami, dan menghargai setiap tahapan tumbuh-kembang anak-anak.

Bahwa kemandirian itu justru bisa diperoleh dengan menempatkan diri dan berbaur dalam dunia mereka, bukan dengan menarik diri dan membangun dunia sendiri.

Dunia anak-anak adalah dunia saya juga. Dan dunia kami, adalah juga dunia Ibu.

Mom…
I love you no matter what…

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: